Koleksi Kata Mutiara Bijak Tentang Kopi
Koleksi Kata Mutiara Bijak Tentang Kopi

Koleksi Kata Mutiara Bijak Tentang Kopi

Posted on

Buat sobat para pecinta kopi. Kali ini LIVENOTE.info bakal membagikan lebih dari 50 Kata Mutiara Bijak Tentang Kopi Buat Para Pecinta Kopi.

Kopi bisa dijadikan sebagai sahabat, apalagi yang namanya kopi hitam. Si hitam manis itu paling enak jika dinikmati saat pagi atau malam hari dengan suasana yang cocok seperti di pantai, dan lainnya apalagi jika bareng sahabat.

Kumpulan Kata Mutiara Bijak Tentang Kopi Buat Para Pecinta Kopi yang bakal kami bagikan yaitu mengenai filosofi kopi, kopi bagaikan sahabat, dan lain sebagainya. Kata kata kopi ini cocok dijadikan sebagai caption instagram atau update status. Mari simak selengkapnya 50+ koleksi Kata Mutiara Bijak Tentang Kopi Buat Para Pecinta Kopi.

Koleksi Kata Mutiara Bijak Tentang Kopi | Caption Ig Ngopi

“Ada banyak caraku untuk menanti kedatanganmu tanpa rasa bosan, Duduk manis sembari kunikmati kopiku dengan perlahan”

“Adakalanya pagi terasa sepi, kopi pun tak sanggup menghangatkan, dingin begitu menusuk, pada sebuah kepergian.”

“Aku mencari cari bayangmu di secangkir kopi pagiku……. kamu….apakah kamu mengerti dan peka..bahwa aku menantimu”

“Baiklah,.. Pagi ini satu cangkir kopi rasa vanila Biar pahitnya kenangan, Tidak kembali membuka luka, Dan tertinggal disitu selamanya”

“Begitu sederhana rindu kali ini; diterbangkan harum kopi, melekat indah di lembut pipimu, lalu mewarnai detik waktu.”

“Bulan purnama, bintang di setiap sudut langit, secangkir kopi, kejanggalan hati, merindukan sesuatu yang super sulit untuk di atasi. yaitu kamu”

“Cintalah penyebab retakan-retakan waktu, saat hati patah; malam jadi sajak sepi, siang jadi sajak gundah, dan pagi menjadi resah dalam kopi”

“Dan kembali siang jadi kenangan Mendung mulai berawan. Perjalananpun kembali dilanjutkan Bersama kopi dibotol air mineral”

“Dari secangkir kopi dingin, dari sepi yang masih penuh cinta.. Aku dan rindu saling diam menghayati kesunyian.”

“Dengan secangkir kopi ku kecup hangatmu, menghapus pahitmu dengan hitamku, dengan tawa kau aduk rasaku, dengan tak sengaja aku menyukaimu”

“di kopi kesekian, rindu datang berulang. kenangan nampak di pandangan. seakan nyata, meski sebenarnya fana yang ingin dinyatakan”

“Di pagi yg paling peluh, ada rindu tanpa mengeluh, secangkir kopipun telah terseduh, menikmati pagi minggu tanpa kamu”

“di tepi cangkir, rindu bejatuhan menjelma butir ampas kopi. tak sempat kuminum, tapi aromanya sungguh sangat bisa kucium”

“Dibuat rindu meradang, pagi tenggelamkan satu persatu kenangan kedasar kopiku, kusesap perlahan penuh harapan”

“Dihangatnya kebersamaan,ada Pahitnya kecemburuan Mengaduk rindu dengan lembut Penuh kasih sayang Itulah cinta disegelas racikan kopi”

“Dihangatnya kerinduan,ada pahitnya kecemburuan,lalu ku mengaduknya Semua penuh kasih sayang,itulah Cinta Dalam racikan secangkir kopi”

“Ijinkan ku seduh kerapuhanmu dalam cangkir sepiku, akan ku sajikan hangat senyum untuk mengaduk murung di wajah manismu”

“Jadi, yg namanya pahit pada rasa kopi itu memang tak sepahit harapan yg pernah dijanjikan namun tiada prnah diwujudkan. Kopi tak sepahit itu”

“Jika mengharum aromanya saja bisa mengalihkan masa laluku, tentu dg menikmati setiap sesapan dibibir cangir kopi mampu membangkitkan masa depanku”

“Jika pahitnya kopi saja engkau tak kuasa menahannya, lantas bagaimana aku bisa yakin bahwa kau akan menetralkan masalaluku yang cukup pahit?”

“Kamu adalah impian yg pernah aku bayangkan, meski hanya dengan seduhan kopi hitam yang pernah gagal kau sajikan. Yang ada tinggallah cerita”

“Kau tinggalkan secangkir kopi yang masih panas saat rinduku semakin membara. Lihatlah…. Kepulan asapnya pun seolah mengikutimu pula”

“Kopi dan kamu, bagai pagi dan mentari, rindu yang makin menjadi dalam setiap tegukan, datang dengan pasti setiap hari.”

“Kopi di cangkirku biasa biasa saja, berwarna hitam se hitam hitamnya, tersesap pahit se pahit pahitnya, berrasa nikmat se nikmat nikmatnya”

“Kopi pagi ini terasa hambar, seperti rindu ku yang tak pernah pudar. Namun sayang kamu tak pernah sadar, bahwa aku ingin bertemu sebentar”

“ku nikmati kopi ber aroma masalalu di temani kripik singkong memandangi matahari pagi yg semakin angkuh kala siang hari”

“Kubiarkan aroma kopi tersapu angin, menjadi dingin lalu mengendap segala ingin. Hingga nanti berganti musim.”

“Kuhirup kopi hangat yang telah Mengajariku berpikir sehat Jika kau benar benar cinta dan sayang Kau tak akan lupa dimana harus pulang”

“Kuseduh kopi bersama sejuk embun dipelukan, berharap bersulang kenikmatan dan mengendapkan ampas rindu dalam ingatan”

“Langit malam yang gelap, seperti rasa khawatir. Melarutkannya bersama lelap, untuk terbangun pada keadaan terang dan kabar darimu hadir”

“malam ini masih berteman kopi, berhkayal, bernostalgia dan berlagak seolah tangguh walau nyata hati rapuh”

“Menatap langit-langit. Menikmati secangkir kopi pagi di sela-sela awan kelabu, dan kubiarkan diri, kembali dipasung mimpi tentangmu.”

“Pada sajak Aku bercerita tentang indahnya Cinta, tapi pada ampas kopi ku mengadu tentang perihnya rasa rindujika secangkir kopi ini jadi yang terakhir malam ini, biar senyummu kuaduk di dalamnya. maka kan kunikmati sampai kopi berikutnya, esok pagi”

“Pagi ini kubuat dari kopi panas dan rasa cemas. Untuk bisa kunikmati perlahan, dan menjaga bahagia untuk tidak hilang bergegas.”

“Pagi yg nikmat dengan hangatnya mentari; lagi” rasa rindu & senyummu jdi satu dlm secangkir kopi; manis ada pahit-pahitnya sedikit”

“satu cangkir patah telinganya, satu lagi retak bibirnya. kopi panas memang bisa saja melukai dan jadikan kenangan.”

“Sebelum detik mulai terasa pahit, pernah kupinjam namamu untuk menamai kopi racikanku”

“Sehangat kopi pagi, biar kuramu rindu. Rindu tentang aku yang berjuang sendiri, untuk menjadikanmu bagian dari sajak embunku.”

“Seindah pagi dalam hangat gelas kopi, memulai hari dengan pahit yg memikat hati, selamat pagi pecandu kopi.”

“Selamat pagi hati yg masih sepi,enggankah kau buka kembali? setidaknya ada sepotong sajak tentang seseorang & kopi dipagi hari yg meramaikan”

“Semua yang kaurasa bahagia sudah terlewati. Biarkan terkenang tanpa air mata berlinang. Langkahkan kaki, sambutlah pagi dngn segelas kopi”

“Tak usah berjanji akan selamanya Bisa bersama disini,cukup temani aku Minum kopi tiap malam dan tetap bertahan Sesusah apapun nanti”

“Tanpa ragu kusesap kopi pagi ini, karena hitamnya serupa matamu yang telah menenggelamkan aku ribuan kali ke dasar hatimu. ”

“Untuk malam yang makin larut untuk kopi yang makin surut aku bersyukur dia tersenyum setiap harinya dan bahagia dengan pilihannya kini”

Yah, itulah yang dapat kami bagiin sama kamu tentang Kata Mutiara Bijak Tentang Kopi Buat Para Pecinta Kopi. Selamat bersantai ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *